Kamis, 08 Oktober 2015

Tips Anti Galau setelah di Tolak Cinta

Tips Anti Galau setelah di Tolak Cinta

Setiap manusia normal pasti pernah mengalami jatuh karena cinta hihiih maksud gw jatuh cinta alias naksir seseorang, dan pada akhirnya kita mencoba mendekati doi dengan berbagai cara yang menurut kita tepat (eeetttttt asal ga dengan cara nikung aja ya guys ehhehe) mencoba untuk mendapatkan nya, tapi sayangnya enggak semua orang bisa mendapatkan cintanya meskipun sudah mati matian mengejar cinta tersebut alias DITOLAK!!!!!

So jangan sedih dan terpuruk terlalu lama guys. Gw mau share sedikit pengalaman tentang bagaimana cara unik menghadapi masalah ini ( jadi ketahuan deh klo gw pernah di tolak juga xixiix ) yup honestly cewe cantik nan bahenol kayak gw juga pernah ditolak cowo sedih banget kan, oke supaya kalian ga larut dalam kesedihan cerita hidup gw karena gw tau kalo kalian sendiri udah cukup sedih wkwkwk. Tegarin diri kalian semua guys ingat ada pepatah mengatakan mati satu tumbuh seribu.
Karena engga mungkin dong kalian terus terusan murung pas lagi ngumpul bareng teman atau pas
ketemuan ama gebetan baru dengan wajah yg ditekuk :)

Checkidoooooot di simak ya !!!!

1.Lepaskan dan habisakan kesedihan kamu dalam satu waktu


Yang gue maksud disini adalah, ga apa apa kalian sedih bahkan kalo mau nangis, nangis dah sekalian.
Terima saja kesakitan dan kepedihan yang kalian rasain, bila perlu lo pandangin foto si doi bareng sama orang pilihan nya buat diri lo terbiasa sama rasa sakitnya terus aja mengusap2 foto nya sampe hati lo semakin perih, TAPI inget hal itu harus lo lakuin dalam satu waktu jangan berhenti sampe lo bener-bener puas melampiaskan rasa sakit lo.

2.Tertawalah pada diri sendiri 
 

Rada gila tapi ini ampuh loh, setelah lo puas bersedih, coba deh ledek diri ente "cieee yang ditolak ,, hahaha " tujuanya cuma satu supaya ente terbiasa sama ledekan temen-temen agan nantinya di luar sana, kalo mereka mulai meledek coba saja ikut bergembira sama mereka ikut tertawa saja bersama mereka yang meledek kalian, bukankah membuat orang tertawa itu menambah pahala... haha
lagi pula cara ini bisa membuat lo terbiasa nantinya kalo-kalo elo ditolak lagi jadi gak kaget kalo di ledek lagi... hahaha
jadi perasaan temen-temen ente juga gak ikutan kalut dan mereka lebih enjoy kumpul bareng lo meskipun lo lagi sakit hati.

3.Tertawalah bersama mereka yang menertawakan elu guys!!

Seperti yang gw bilang tadi guys kalo lo keliatan murung temen juga males ngumpul bareng lo, ia kalo temen lo lagi enak di ajak sharing masalah lo, tapi temen juga ada rasa jenuhnya kalo tiap ngumpul wajah lo di tekuk terus, makanya cara pertama dan kedua adalah tangga supaya cara ketiga bisa bantu ente lebih santai dalam menghadapi masalah ente,,,
semisal temen lo ada yg ngeledek "jiaaah yang abis di tolak..." jawab aja dengan santai "ia nih, tali mana tali? pohon toge mana pohon toge? Baygon mana baygon ? hahaha " dengan sendirinya lo dan temen-temen lo juga bakalan santai dalam berkomunikasi dan gw juga yakin temen pasti ada masanya dia bakal minta lo buat cerita masalah lo. so, keep smile kalo kata cesar hahaha
.

      1. Kumpul bareng temen....!!!




Gak mungkin dong semasa hidup kalian, kalian sampe gak punya temen satupun. coba deh ajak temen sekolah, atau temen rumah buat kumpul ikut nimbrung bareng temen-temen di sekitar lo, selain menambah relasi hal itu juga baik buat lo supaya lo bisa melupakan kesedihan lo bro , dan lagi pula lo sudah siap menghadapi teman-teman lo karna telah belajar dari cara pertama dan kedua diatas jadi lo lebih enjoy menghadapi mereka.


5.Berdoa 

 
Ini sebenarnya yang paling penting Bro, berdoa tunjukan kelemahan lo pada tuhan, minta di beri petunjuk curhat saja sama tuhan dengan sendirinya hati lo bakalan plong bro.


Tetap Semangat Ya Bro jangan sampe kalian dikalahin oleh rasa sakit.

Kamis, 24 September 2015

Dilema Sebelum Menikah

Dilema Sebelum Menikah


Yah kisah ini kau alamin sendiri, mungkin juga akan dialami kalian-kalian di masa-masa persiapan pernikahan. Dari pengalaman pribadi sampai curhatan dan nasihat oleh beberapa teman yang juga pernah dan sedang berada di posisi pernikahan, yupppss... betul banget tidak ada persiapan menikah yang berjalan mulus tanpa ada sedikit halangan tapi yakinilah setelah kita berhasil melewati itu semua pasti kebahagiaan akan menunggu kita di depan Aamiin.
Memang masa ini adalah masa yg paling sensitif dan cenderung menyebabkan stress, apalagi ornag nya susah dibawa nyantai. Konflik-konflik diantara kita dan calon suami kadang terjadi karena hal sepele.

1. Kapan akan menikah? Kapan akad? Kapan resepsi?
Sesaat setelah terbang melayang karena datang pertanyaan “would you marry me” dari sang pujaan hati, maka akan muncullah serentetan pertanyaan lanjutan, tentang kapan? Sebagaimana pemuda usia 20-30an yang sedang senang-senangnya menikmati dan merencanakan kehidupan, setiap kita pasti punya plan hidup masing-masing. Dan mungkin jaaauh sebelum lamaran itu datang, kita sudah merencanakan, kapan harus pindah kerja, kapan harus menikah, kapan harus punya anak, kapan harus kuliah lagi, dan serentetan perencanaan hidup yang mungkin akan terusik dengan satu kalimat “would you marry me”.
Hei, tapi apakah benar kata itu merusak plan kita? Hm, jangan panik dulu, semuanya kan bisa dikomunikasikan. Sebelum bernegosiasi untuk menyesuaikan plan hidup masing-masing, kenali dulu seperti apa siy calon pasangan kita? Apa dia punya prinsip-prinsip khusus yang gak bisa dilanggar? Misalnya ada beberapa tipe suami yang tidak memperbolehkan istrinya bekerja, atau suami yang ingin istrinya selalu ada disisinya dan berbagai macam tipe lainnya yang mungkin akan membuat negosiasi menjadi alot, kudu sabar dan cari pilihan kata yang baik kalo begini mah.. :)
Sebelumnya tekankan dulu dalam fikiran kita, kita sedang ingin berkompromi tentang plan hidup, jadi kita tidak boleh memaksakan kehendak, harus ada hal-hal yang dikorbankan antara kita dan dia, tujuan utamanya itu adalah mencapai kondisi ideal dimana hal yang saling kita korbankan menjadi minimal, ditambah saran-saran yang solutif dari kita. Misalkan saja, sejak tahun lalu sebelum berencana untuk menikah, aq sudah berencana bahwa tahun ini aq harus kuliah. Tapi karena aq juga mungkin kerja, maka aq harus mengambil perkuliahan di malam hari atau weekend. Hal ini cukup berat karena pastinya, aq tidak bisa terus mendampingi calon suami yang kadang hanya available saat weekend, aq harus saving untuk biaya kuliah, dan mungkin  calon suami juga pengen, tapi belom bisa karena kondisi pekerjaan yang belom stabil. bisa cari kerjaan yang lebih stabil dan fokus ngurus rumah tangga. :)
Ada lagi nih kasus yang unik, mungkin hanya terjadi di Indonesia. Masih ada orang tua yang pengen anaknya nikahnya di tanggal atau hari baik, yang dicarinya susah, mesti pake hitung-hitungan gitu. Kalo gak nemu tanggalnya tahun ini, ya kamu nikahnya tahun depan, kalo gak nemu lagi ya tahun depannya lagi.. Haaaah…susah amat ya mau nikah aja.. **suara hati si anak** Nah, untuk kasus kaya gini, butuh pendekatan yang ekstraaaaa sama orang tua/calon mertua kita. Bagaimanapun menikah itu kan menggabungkan dua keluarga, bukan cuma urusan kita dan calon suami saja. Kita juga membawa nama keluarga kita, jadi segala macam masalah kaya gini harus diselesaikan, jangan dibiarkan atau parah-parahnya kita bersikap frontal dan malah menimbulkan masalah baru di kemudian hari. Solusinya, pahamkan dulu masalah dasar penentuan hari pernikahan. Harusnya yang lebih diperhatikan untuk menjadi dasar penentuannya adalah masalah availabilitas kedua keluarga, dan keadaan finansial (jika ingin resepsi). Kalo dapet hari baik (yang entah gimana ngitungnya) tapi calon suami kita harus pergi keluar kota atau itu waktu hectic-hectinya kerjaan sehingga kita atau orang tua susah cuti kan jadi gak maksimal juga nanti acaranya. Pahamkan juga kalau, menurut pandangan islam, lebih baik menyegerakan pernikahan jika sudah ada kesepakatan dari kedua belah pihak.

2. Uangnya Cuma Ada Segini..
Ini masalah basic yang hampir dialami semua calon pengantin, apalagi yang usianya masih 20an dan belum begitu mapan. Belajar dari pengalaman, beberapa kasus pernikahan yang pernah aq konsultasikan dengan orang tua dan beberapa teman terbentur pada masalah pembiayaan pernikahan. Sebagian orang mungkin bisa dengan santai bilang, tenang aja masih bisa pinjem kok. Tapi..hei..hei… masa hidup baruku dimulai dengan hutang, naudzubillah. Jadi Ayahku sejak awal tegas sama aq kalau misalnya memang ada adakan resepsi, kalau enggak ya gak usah. Seadanya aja, kan walimah itu sunnah, yang wajib toh akadnya. Tapi mungkin gak semua orang tua beranggapan seperti itu. Dalam beberapa kasus, orang tua tetap ingin mengadakan resepsi pernikahan anaknya, dengan pertimbangan pride dan silaturahim terhadap saudara dan tetangga. Hal ini harus kita pahami juga, sebisa mungkin, selama masih bisa dipenuhi dan tidak melanggar hukum ya kenapa enggak. Mudah-mudahan kita bisa dapet pahala sunnahnya :)
Masalah pembiayaan resepsi menurut survei akan menghabiskan sekitar 70% dari proses pernikahan itu sendiri. Jadi, karena judulnya adalah dana terbatas, maka kita harus pintar-pintar niy memanage pengeluaran yang honestly suka gak sadar dipake buat apa aja. Caranya ya dengan mempersiapkan dengan baik rencana resepsi pernikahan kita. Hal yang harus dianalisis di awal perencanaan adalah, kira-kira pos apa yang akan memakan biaya paling besar dalam rencana pernikahan kita.
Kalau jarak antara rumah kita dan calon suami cukup jauh, biaya transportasi akan menjadi hal yang costing. Kalau peserta yang mau ikut ke acara walimah gak bisa dikurangi berarti cara lainnya adalah kita harus pilih waktu yang efektif untuk mengurangi biaya transportasi ini. Misalnya menunggu saat yang tepat untuk dapat membeli tiket pesawat economy promo (kadang harus sabar biar dapet yang bener-bener murah, mungkin nanti bisa dishare deh tips-tips mencari pesawat murah :))
Ya Alhamdulilah nya aku jarak rumah kami sangatlah berdekatan hehehe
Aku sangat beruntung memiliki calon suami dan calon mertua seperti mereka, karena honestly aku tidak mempunyai keluarga besar dan tidak memiliki seorang ibu semua respsi pernikahan di urus oleh calon suami dan keluarga besar dari calon suami . Yah nampak nya mereka sudah cukup paham akan kondisi ku betapa bersyukurnya hamba ya Alloh :)



Masalah selanjutnya adalah hidup setelah menikah, beberapa teman mengaku stress memikirkan bagaimana bisa hidup berdua dengan suami setelah tau pendapatan per bulan si suami, apalagi jika si calon suami melarang si calon istri untuk bekerja setelah menikah. Hey..hey.. calon ibu-ibu…itulah fungsinya kita sebagai seorang istri, mendisiplinkan pengeluaran kita dan suami, untuk bisa hidup lebih baik. Kuncinya mungkin, banyak-banyak bersyukur, manajemen pengeluaran yang baik, kurangi atau hindari hutang, usahakan walaupun sedikit tetap menabung, dan jangan lupa bayar zakat :D, karena dengan mengeluarkan hak orang lain dari pendapatan kita, harta kita insya Allah akan lebih berkah.



3. Kok kayanya aku terus siy yang riweuh
“Aq capek tau! kayanya aq terus yang ribet, kamunya tenang-tenang aja”
Waaah, pernah pengen tereak kaya gitu? wajar sih, apalagi kalo lagi menstruasi, hehe. Jujur aja, masalah persiapan pernikahan itu gak simpel, bener-bener diuji kesabaran abis-abisan deh. Secara psikologis, otak wanita itu memang lebih ribeeet daripada kaum lelaki, jadi wajar kalau para wanita ini mikirin sesuatu lebih ribet daripada cowok.
Misalnya aja waktu milih undangan, test food atau seserahan, mungkin si cowok lebih prefer mikir, uang ada berapa, butuh berapa banyak, ada percetakan yang harganya segitu, ya udah. Tapi mungkin kalo cewek mikir lebih ribet, kaya aq pengen undangannya warna ini biar senada sama warna kebaya aq, terus pengennya harganya yang segini, kalau bisa lebih murah, jadilah survei kesana-kesini yang mungkin buat cowok hal kaya gitu itu ribet.
Solusinya, bikin timeline dan bagi jobdesk. Pisahkan tugas yang bisa dikerjakan sendiri-sendiri dan yang harus dikerjakan berdua. Misalnya untuk pesan undangan dan souvenir, karena cewek lebih pemilih dan keberadaan cowok gak begitu berati, mungkin lebih baik kalau diserahkan aja sama cewek biar lebih puas milihnya. Untuk urusan logistik acara, susunan acara, koordinasi dengan pengisi acara dan lobbying mungkin bisa dilakukan oleh cowok. Tapi, walaupun dikerjakan sendiri-sendiri, sebisa mungkin tetap ada komunikasi walapun cuma sekedar pemberitahuan. Karena udah sepakat saling percaya sama hasil tugas yang dibagi jangan terlalu mengusik tugas yang lain, nanti kalau ada masalah, baru dipikirin sama-sama solusinya.
Tapi yang paling penting dari semuanya adalah rasa percaya dan ikhlas. Ketika hendak menikah, memangnya apa yang kita inginkan? tentu saja keharmonisan rumah tangga kan? Jika tidak dimulai dari sekarang, yang mungkin hanya masalah-masalah kecil, bagaimana kita menghadapi permasalahan rumah tangga yang mungkin lebih kompleks dari saat ini. Secara umum laki-laki itu lebih logis dan egois, jadi gak ada salahnya kita mengalah dan membicarakan semuanya kembali dengan fikiran yang jernih. Kalau ada masalah karena sensitifitas kita, ya  harus secepatnya kita sadari.
Buat para cowok juga, secara umum cewek itu lebih sensitif, jadi di masa-masa persiapan pernikahan ini cobalah beri perhatian yang lebih, mungkin satu atau dua sms sehari yang menanyakan kabar cukup untuk menenangkan hati si calon istri. Karena kebanyakan kasus di masa-masa ini wanita akan semakin sering meragukan si calon suami. Pertanyaan-pertanyaan seperti “Apa bener aq harus nikah sama dia”,Apa nanti aq bisa hidup sama dia”, “Apa bener dia cinta sama aq, selalu aq duluan yang sms” dan banyak pertanyaan-pertanyaan meragukan lainnya. Salah satu penyakit kronis wanita itu adalah, senang bertanya pertanyaan yang menyakiti diri sendiri, seperti pertanyaan di atas itu, hehe…
Waaah, panjang sekali postinganq kali ini…mudah-mudahan berguna, dan kalau ada salah-salah kata dan saran, silahkan dikritisi dan mari berdiskusi, karena aq juga belum benar-benar melewati semua masa ini… hehe….
hadits Rasulullah SAW:
“Tiga hal yang tidak boleh diperlambat: sholat bila sudah waktunya, jenazah bila sudah didatangkan, dan gadis bila sudah menemukan calon suami yang sekufu.” (HR At-Tirmidzi)


Hai Para Lelaki Segeralah Melamar Pasangan Mu :)

Senin, 21 September 2015

Kata Siapa Wanita Karir Lebih Sukses Ketika Sendiri ??

 
                  Sekilas melihat wanita karir yang mandiri dan tegas dalam mengambil keputusan, akan membuat siapa saja kagum. Wanita yang terkadang identik dengan label manja dan lemah, kini sudah tidak berlaku lagi di era modern. Bahkan, kebanyakan wanita kini sudah mengemban jabatan tinggi di beberapa perusahaan. Banyak yang beranggapan wanita akan lebih sukses saat sendiri. Hmm, kata siapa sih? Buktikan yuk apakah mereka lebih sukses saat sendiri?

Kehadiran keluarga
Wanita karir yang sukses memang selalu terlihat tenang dan kuat dalam menghadapi masalah. Tanpa diketahui, saat  di kamar mandi atau menunggu klien saat meeting mereka menyempatkan diri untuk  melakukan video call atau panggilan singkat ke rumah. Hanya dengan mendengar suara dari orang-orang tersayang, dapat membuat mereka berkali lipat lebih kuat. Kendala dalam bisnis pun bukan lagi masalah.

Kehadiran teman dan sahabat
Wanita karir juga sama seperti makhluk sosial lain yang perlu kehadiran teman dan sahabat. Biar pun kebanyakan terlihat sendiri, namun mereka memiliki jalinan persahabatan yang baik. Sahabat baginya adalah teman sharing banyak hal di saat suasana hati sedang tak menentu karena pekerjaan. Rasa saling mendukung inilah yang semakin menguatkannya untuk menjadi lebih baik. Teman juga bisa menjadi sarana yang baik untuk networking, lho!

Kehadiran pasangan
Siapa bilang wanita karir super sibuk tidak memerlukan romance dalam hidupnya? Biar pun sering terlihat sendiri dan punya jadwal yang padat, namun ada seseorang yang ditunggunya setelah bekerja. Kehadiran pasangan sangatlah melengkapi kehidupan wanita karir yang identik sangat di dunia kerja.
Bertemu pasangan bagaikan recharge, sehingga keesokan harinya ia bisa kembali bersemangat menghadapi hari. Banyak yang beranggapan jika wanita karir sulit memiliki pasangan. Padahal karir saja diseriusin, apa lagi kamu? :)


Point nya : Setegar tegar nya wanita hebat pasti akan membutuhkan dekapan emosional dari pasangan nya .. 

akkkk sini peluk !!!!!

Jumat, 18 September 2015

“Orang-orang terbaik tidak meninggalkan perusahaan, mereka meninggalkan ‘pemimpin’nya.”

 
       Pernyataan yang sangat menohok, tapi benar adanya. Apalah gunanya susah-susah bekerja
keras untuk mengembangkan potensi-potensi terbaik perusahaan jika pada akhirnya mereka
lebih memilih pergi karena tidak suka dengan pemimpinnya.

      Kepemimpinan adalah skill termahal. Hal ini karena skill ini bisa membuat perusahaan bisa
membuat para pegawai mengeluarkan kemampuan maksimalnya untuk membuat perusahaan
mencapai visinya. Orang yang sama, dengan gaji yang sama, akan bisa mengeluarkan kemampuan
yang lebih tinggi jika dipimpin dengan lebih baik. Maka tidaklah salah jika perusahaan memberikan
gaji yang lebih besar kepada para pemimpin, hal ini karena para pemimpin membuat perusahaan
beroperasi dengan lebih baik dengan pegawai yang sama.

    Orang-orang hanya bisa mengeluarkan potensi terbaiknya jika mereka dipimpin oleh seorang
pemimpin yang hebat (atau memutuskan untuk mengambil alih hidupnya dan menjadi pemimpin
hebat bagi dirinya sendiri). Contoh sederhana saja: Seorang mahasiswa mendapat nilai D dalam
suatu mata kuliah. Kemudian mahasiswa itu memutuskan untuk mengambil ulang mata kuliah itu di
semester berikutnya (dengan dosen yang sama). Dalam kasus ini, mahasiswa itu memutuskan untuk
menjadi seorang pemimpin bagi dirinya sehingga dia berusaha dengan keras dan akhirnya lulus
dengan nilai A.

     Pemimpin adalah seseorang yang memiliki kekuatan atau pengaruh untuk membuat seseorang mau
untuk melakukan sesuatu dengan sangat antusias sehingga sebuah tujuan tercapai. Sudahkah Anda
menjadi pemimpin seperti itu? Bayangkan perubahan yang bisa terjadi jika setiap orang yang ada di
bawah kepemimpinan Anda akhirnya memutuskan untuk 100% mau mendukung tercapainya suatu
tujuan dan mati-matian berusaha hingga tujuan itu tercapai. Bayangkan akumulasi energi jika setiap
orang yang ada di bawah kepemimpinan Anda akhirnya mengeluarkan 100% energinya ketika
sedang bekerja. Kemampuan untuk bisa menjadi seorang pengikut juga adalah kemampuan yang
harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Seseorang yang merasa dirinya adalah seorang pemimpin,
juga harus bisa memiliki kerendahan hati untuk bisa mengikuti kepemimpinan orang lain jika
kepemimpinan itu membuat dia bisa mencapai tujuannya dengan cara yang lebih baik.

     Seni kepemimpinan bisa dilambangkan dengan seseorang yang sedang berjalan ke suatu arah
dengan memegang sebuah payung hitam ajaib yang ukurannya mengikuti jumlah orang yang ada
di bawah naungannya. Seiring dia berjalan ke arah tujuannya, orang-orang yang sedang menuju ke
arah yang sama akhirnya juga tertarik bergabung dan bernaung di bawah payung dia karena mereka
percaya dengan kepemimpinan dia. Hingga di suatu titik, orang-orang yang kuat dan berpotensi
akhirnya mendengar berita tentang tujuan yang dia ingin capai dan akhirnya memutuskan ikut serta
berjalan bersama dengan dia. Nah, di titik ini, orang yang membawa payung itu harus memiliki
kemampuan untuk bisa menyatukan orang-orang (team work) supaya perjalanan bisa berjalan
dengan lancar. Orang ini juga harus memiliki pengaruh yang kuat supaya orang yang memiliki
kekuatan lebih kuat dari dirinya masih ingin mengikuti dia.

    Mengapa seni kepemimpinan diibaratkan seseorang yang sedang berjalan ke suatu arah dan
membawa sebuah payung hitam ajaib yang bisa berubah ukuran? Seseorang itu adalah gambaran
seorang pemimpin. Arah yang sedang dituju orang itu adalah visi yang dia lihat. Payung adalah
gambaran sebuah perlindungan dari hujan dan panas. Sebagai pemimpin yang baik, sudah
seharusnya dia bisa memberikan sebuah perlindungan bagi pengikutnya sehingga membuat para
pengikutnya merasa aman. Perlambangan ukuran yang bisa berubah adalah perlambangan bahwa
berapapun jumlah pengikut, mereka akan tetap bisa mendapatkan perlindungan yang sama.
Perasaan aman ini akan menyingkirkan ketakutan bahwa orang baru akan membuat mereka
tersingkir karena payungnya tidak muat. Bukankah perjalanan yang dilakukan secara team akan
lebih mudah dilalui daripada perjalanan yang dilakukan seorang diri? Dan warna hitam adalah
warna netral. Dipilih warna hitam untuk melambangkan bahwa berapa banyaknya halangan yang
akan menghalangi perjalanan, payung itu tetap bisa terlihat sebagai sebuah payung hitam yang
tanpa noda. Seorang pemimpin haruslah seseorang yang juga memiliki karakter yang baik dan bisa
bersikap netral dan obyektif ketika suatu masalah timbul.
Pertanyaan hari ini:* Skill termahal ini bisa dipelajari. Sudahkah kita memasukkan investasi waktu
untuk mempelajari skill itu hari ini?

Yesterday is gone. Tomorrow has not yet come. We have only today. Let us begin.
   "Orang yang berantakan dalam memimpin                       dirinya sendiri tidak akan bisa memimpin siappun.
           "— Mario Teguh
 
      ~~~~NB: Adalah suatu hal yang sangat aneh jika
                ada seseorang yang menyebut dirinya seorang    
                pemimpin, tetapi anak buahnya tidak mengikuti
                meninggalkan dia, dan sampai selamanya tidakkembali untuk mengikuti pemimpin dia lagi.Lebih aneh lagi jika seseorang mengatakan dirinya adalah seorang pemimpin, mengajarkan orang lain bagaimana menjadi seorang pemimpin, tetapi dia sendiri tidak memiliki  arahannya, bahkan satu persatu malah seorang pengikut, atau dia memiliki pengikut,
tetapi pada akhirnya para pengikutnya malah memutuskan untuk tidak
mengikuti dia lagi. Ada yang salah dalam hal ini karena pemimpin yang sedang berjalan ke tujuan
yang baik, pastilah akan berusaha membuat lebih banyak orang tertarik dengan tujuannya dan
akhirnya memutuskan untuk bergabung. Maka tidaklah aneh jika pemimpin hebat memiliki begitu
banyak pengikut.

Kejutan Tuhan selalu yang terindah


 
Nothing is impossible. Anything can happen as long as we believe.



Pagi ini kami ingin membagikan sebuah kisah inspirasi yang kami pandang baik dan semoga saja sedikit cuplikan ini bisa menyemangati Anda melalui minggu ke-4 September ini.

~Di suatu lomba atletik seorang pelari dengan kesalnya mengatakan bahwa kekalahannya hari itu karena penonton yang begitu berisik dan ada salah satu pelari lain yang menyentuh tangannya ketika lomba."Pasti ia sengaja, ingin rasanya saya memukulnya, karena itulah saya kalah!"

Sang pelatih yang mendengarnya memanggilnya, "Kemarilah akan saya tunjukkan sesuatu.."
Kemudian sang pelatih menggambar sebuah garis di pasir. " Seandainya garis ini adalah garis dari lawanmu, coba bagaimana caramu agar garis lawanmu ini menjadi lebih pendek?"

Dengan semangat pelari tersebut mengatakan" Itu sangat mudah! saya akan menghapus garis lawan ini" sambil menghapus sebagian garis tersebut sehingga menjadi lebih pendek.

Sang pelatih dengan tenang berkata "Itulah masalahmu, di setiap kompetisi yang kamu fokuskan adalah 'bagaimana memperpendek' atau menjatuhkan lawan bukan 'memperpanjang garismu', seharusnya panjangkan garismu dan tentunya garis lawanmu akan menjadi lebih pendek
"


Kamis, 17 September 2015

I Love Monday



Yup betul banget guys ... 
jangan pernah membenci hari senin karene hari ga salah guys elu aja yg salah masih jomblo cekekek

Ok kali ini gw mau bahas serius 

Bagaimana cara menyambut Senin karena ada yang benci Senin, dan ada yang cinta Senin.
Dan ada 52 Senin setahun. Tantangannya adalah bagaimana menaklukkan 52 Senin itu.

Bagaimana caranya? Caranya adalah:
 
  1.   memulainya dengan senyuman dan doa ucapan terima kasih
  2.   menanamkan hati yang bersyukur karena diberikan mata pencaharian 
  3.  menorehkan catatan di tanggalan jika kita sudah bisa menaklukkan sekali lagi Hari Senin dengan gembira
  4.  umpamakan perjalanan ke tempat kerja adalah perjalanan kembali ke rumah atau ke tempat yang kita sukai (bagi mereka yg membenci Senin)

    Semoga setelah membaca ini kalian semua akan bersemangat menghadapi hari senin :)

-